Hal-Hal yang perlu diperhatikan saat memilih batu alam. Batu alam merupakan material yang sering digunakan di Indonesia. Sebelumnya, batu alam lebih sering digunakan sebagai ornamen di luar ruangan. Namun kini tak sedikit pula penghuni rumah yang memanfaatkan batu alam sebagai pemanis interior rumah. 

Pada eksterior rumah, batu alam dominan dipasang di lantai, dinding, pilar, pagar, teras, kolam hias, dan taman. Pemakaian batu alam di rumah bisa menambah kesan alami, teduh dan natural. 

Selain itu, pemasangan batu alam pada dinding juga bisa menimbulkan kontras sehingga hunian terlihat lebih menarik.

Sebelum kamu memilih batu alam ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih batu alam yaitu :

hal perlu diperhatikan batu alam
pinterest.com

Jangan asal memilih batu alam

Seperti yang telah disebutkan di atas, bagian dinding rumah baik itu eksterior maupun interior kerap menjadi bagian yang diaplikasikan batu alam. Namun, kamu harus tahu bahwa batu alam untuk dinding eksterior dan interior berbeda. Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang keliru dalam mengaplikasikan batu alam pada dinding. Sehingga dalam jangka panjang, batu alam yang dipasang memiliki daya tahan yang lemah, dan membutuhkan biaya perawatan tambahan. 

Kenali sifat solid dan nonsolid dari batu alam

Ketika memilih batu alam, khususnya untuk bagian dinding, ada beberapa tips yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah dengan melihat sifat batu tersebut. Sifat batu alam terbagi dua yaitu solid dan non solid, untuk batu alam yang solid.

  • Batu alam yang bersifat solid memiliki fisik yang padat, kokoh, keras, dan tak mudah patah.
  • Batu solid juga tak mudah menyerap air karena tak memiliki pori-pori. Bahasa ilmiahnya, porositas.
  • Lantaran tak memiliki pori-pori, batu alam yang solid juga tak mudah berlumut karena tak memiliki ruang untuk air dan udara masuk.
  • Batu seperti ini sangat cocok untuk digunakan di bagian eksterior rumah.

Sedangkan batu alam dengan sifat non-solid, kebalikan dari batu solid. 

  • Ia memiliki pori-pori sehingga bisa menyerap air dan udara dan mudah berlumut. Teksturnya lembut dan mudah patah. 
  • Batu dengan sifat non solid lebih cocok digunakan di interior rumah. Namun, lantaran warnanya cerah, banyak orang yang tetap memilih batu non solid untuk dipasang di bagian eksterior rumah. 

Contoh dari batu yang solid adalah batu andesit, pacitoroso, dan lainnya. sedangkan contoh dari batu non solid antara lain paras jogja, kebumen, palimanan, paras taro, dan lainnya.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu memilih batu alam dinding untuk exterior rumah. Setelah mengetahui hal di atas, semoga kamu tak salah dalam memilih batu alam.

Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain kamu bisa klik banner di bawah ini atau klik icon whatsapp di samping kanan. Dan juga cek channel youtube kami Sakti Desain Konsultan.

ARTIKEL TERKAIT

Kategori:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Uncategorized

Mau bangun/ gambar rumah dulu?

Sakti desain tempat paling tepat untuk konsultasi….

Uncategorized

INGIN PUNYA RUMAH? 

Daripada buat beli rumah mending mbangun aja.. Punya uang 150 juta atau 600 juta tapi memilih beli rumah daripada bangun rumah sendiri?? Daripada membeli rumah lebih baik membangun rumah sendiri melalui kontraktor konsultan berpengalaman, karena Baca Selengkapnya…

TIM SAKTI DESAIN

Selamat Datang di SAKTI DESAIN

Sakti Desain adalah salah satu merk dagang dari PT Sakti Indah Properti Land yang bergerak di bidang Desain Arsitektur, Kontraktor, Toko Bangunan, Developer Properti, dan Agen Properti. Berdiri sejak tahun 2011

×