Fungsi Turus untuk Tanaman

Dipublikasikan oleh Administrator pada

Fungsi Turus untuk Tanaman. Hobi menanam akhir-akhir ini menjadi hobi baru di kalangan masyarakat. Tanaman yang dipilih tanaman pangan seperti cabai dan tomat, lalu tanaman hias. Namun, tak semua orang bisa merawat tanaman hias secara baik dan benar sehingga berpotensi membuat pertumbuhannya kurang optimal.

Jika kamu salah satu seorang pecinta tanaman hias, apakah kamu pernah mendengar istilah turus tanaman. Jika belum mengetahui, simak ulasannya di bawah ini.

Turus tanaman
pinterest.com

Turus Tanaman

Secara sederhana, turus merupakan sebuah tiang, penyangga, ataupun tombak. Turus dapat kamu gunakan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman hias merambat yang ingin dirawat di hunian kamu agar hasilnya makin cantik, sehat, dan tentu saja menambah nilai estetika yang indah di lingkungan hunian.

Fungsi Turus

Turus tanaman memiliki fungsi utama sebagai pengatur pertumbuhan tanaman hias yang bersifat rambat. Mengikuti di alam aslinya, di mana tanaman merambat memerlukan benda penopang untuk akar-akarnya, maka pembuatan turus ini pun sangatlah efektif untuk menyiasati pertumbuhan dari tanaman merambat tersebut akan makin optimal.

Melalui perkembangan zaman, ia kini tak hanya difungsikan untuk jenis tanaman rambat saja. Sebab, banyak pula pecinta tanaman yang memanfaatkan turus untuk menopang batang tanaman tidak merambat agar dapat tumbuh lurus ke atas.

Turus tanaman
tumblr.com

Cara Membuat Turus

Untuk mulai membuat turus, pertama-tama kamu bisa mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan, seperti pipa paralon berukuran ½ inci dengan panjang 60 cm, benang nilon, serabut kelapa, gunting dan pisau. Setelah itu, silakan pisahkan sabut kelapa dari tempatnya dan jalin menjadi satu kesatuan dengan bentuk memanjang.

Jika langkah di atas telah kamu lakukan, selanjutnya kamu dapat melilitkan serabut kelapa yang sudah terjalin ke pipa paralon. Sisakan sedikit ujung pipa agar tidak tertutupi sabut kelapa sekitar 10 cm untuk ditanam di tanah. Setelah itu, ikat dengan benang nilon agar bisa menempel secara erat.

Note : Bahan yang digunakan bisa berupa serabut kelapa, karung goni, pipa paralon dan lumut. Untuk bentuk anda bisa membuatnya melengkung, berbentuk hati dan tangga.

Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain, kamu bisa klik banner di bawah ini atau klik icon whatsapp di samping kanan Layar. Cek juga channel youtube kami Sakti Desain Konsultan.

Kategori:

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *