Produk Berbahan Tencel, Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Merawat
Produk Berbahan Tencel, Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Merawat. Pernahkah Anda membayangkan mengenakan pakaian yang terasa lebih lembut dari sutra namun tetap memberikan kesejukan maksimal di cuaca panas? Mengapa produk berbahan Tencel kini menjadi incaran banyak orang dan dianggap sebagai material masa depan yang ramah lingkungan? Simak ulasan mendalam mengenai kelebihan, kekurangan, serta rahasia merawatnya agar kualitas mewah ini tetap terjaga dalam waktu lama.

Daftar Konten
Kelebihan Bahan Tencel
1. Nyaman di kulit
Tencel punya struktur serat yang sangat halus dan lembut. Karena itu, kain ini nyaman dipakai dan relatif aman untuk kulit sensitif, bahkan minim risiko iritasi.
2. Penyerapan kelembapan sangat baik
Bahan Tencel mampu menyerap kelembapan dengan efektif dan membantu menguapkannya lebih cepat. Hasilnya, kain terasa adem, tidak mudah lembap, dan cocok untuk iklim tropis atau kamu yang gampang berkeringat.
3. Berasal dari serat alami
Tencel dibuat dari selulosa kayu (biasanya kayu eucalyptus), sehingga termasuk serat berbasis alami. Ini membuatnya terasa lebih “breathable” dibandingkan bahan sintetis seperti poliester.
4. Lebih ramah lingkungan
Meski bukan 100% organik, proses produksi Tencel dikenal lebih ramah lingkungan dibanding rayon atau viscose konvensional. Sistem produksinya menggunakan pelarut yang bisa didaur ulang, sehingga limbahnya lebih minim.
Kekurangan Bahan Tencel
1. Harga relatif lebih mahal
Karena proses produksinya lebih kompleks dan kualitas seratnya premium, produk berbahan Tencel umumnya dibanderol lebih tinggi dibanding katun biasa.
2. Perlu perawatan ekstra
Tencel sebaiknya dicuci dengan cara yang lembut. Jika dicuci atau dikeringkan sembarangan, kain ini bisa kehilangan kelembutannya atau berubah bentuk. Perawatannya memang tidak sesantai bahan sintetis.
3. Tidak sekuat bahan sintetis tertentu
Untuk kebutuhan yang memerlukan elastisitas atau ketahanan ekstrem, Tencel bisa kalah dibanding bahan sintetis seperti nylon atau polyester. Karena itu, biasanya Tencel sering dicampur dengan serat lain agar lebih kuat.
Cara Merawat Produk Berbahan Tencel
Agar produk Tencelmu tetap awet dan nyaman dipakai dalam jangka panjang, kamu bisa simak tips praktis berikut:
Mencuci
- Gunakan deterjen ringan dan air hangat atau dingin.
- Hindari pemutih berbasis klorin karena bisa merusak serat.
- Cuci dengan siklus lembut kalau pakai mesin cuci.
Mengeringkan
- Lebih baik jemur di tempat teduh daripada langsung di bawah sinar matahari kuat.
- Jangan menggunakan pengering panas (dryer) terlalu sering karena bisa membuat kain menyusut.
Menyetrika
- Gunakan suhu rendah supaya tidak merusak serat.
- Jika ragu, setrika bagian sisi dalam atau gunakan kain pelindung di atas kain.
Penyimpanan
- Hindari menumpuk terlalu banyak barang di atas kain Tencel.
- Simpan di tempat kering, jauh dari kelembapan tinggi.
Perawatan yang tepat bisa bikin kain Tencel tetap lembut dan awet walaupun dipakai dan dicuci berkali-kali.
Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain, kamu bisa klik banner di bawah ini. Cek juga channel youtube kami Sakti Desain Konsultan, kami membahas tentang rumah seperti desain terbaru, proses pembuatan, perencanaan dan lain-lain.
0 Komentar