Curah Hujan Semakin Tidak Terkendali, Atap Anti Bocor Pilihan Tepat
Curah Hujan Semakin Tidak Terkendali, Atap Anti Bocor Pilihan Tepat. Dalam Beberapa bulan belakangan ini curah hujan di Indonesia semakin tinggi. Bahkan di beberapa daerah hanya mendapatkan beberapa minggu musim kemarau dalam kurun waktu satu tahun.
Dengan curah hujan yang tinggi yang terkadang disertai angin ini, tidak heran jika banyak kasus atap rumah bocor. Atap bocor sendiri bisa terjadi karena berbagai faktor salah satunya adalah umur bangunan hingga pemilihan material yang kurang tepat.
Jika atap dirancang dengan benar, atap material apapun bisa mengatasi hal ini. Untuk perlindungan maksimal disarankan kamu menggunakan salah satu jenis material atap berikut :

Daftar Konten
Atap Bitumen (Aspal)
Atap bitumen dikenal luas sebagai salah satu material paling andal untuk menghadapi hujan ekstrem. Material ini tersusun dari campuran aspal, serat organik, dan resin yang menghasilkan sifat lentur, tetapi tetap kuat. Karakter fleksibel tersebut membuat bitumen mampu mengikuti perubahan suhu tanpa mudah retak atau getas.
Atap uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride)
Atap uPVC menjadi solusi modern yang semakin banyak digunakan di kawasan perkotaan Indonesia. Material ini dibuat dengan teknologi lapisan ganda yang membentuk rongga udara di bagian tengah. Rongga tersebut berfungsi sebagai peredam panas sekaligus penahan suara hujan. Dari sisi ketahanan air, uPVC tidak berkarat dan tidak menyerap air sama sekali.
Genteng Keramik dengan Sistem Interlocking
Genteng keramik tetap menjadi pilihan klasik yang terbukti tahan lama di iklim tropis. Proses pembakaran bersuhu tinggi membuat struktur genteng sangat padat dan minim pori. Genteng keramik modern dilengkapi sistem interlocking yang saling mengunci antarlembar.
Atap Metal Berpasir
Atap metal berpasir merupakan pengembangan dari atap logam konvensional. Material dasarnya berupa baja ringan yang dilapisi butiran pasir atau batuan alami. Lapisan tersebut membantu memecah benturan air hujan sebelum mengenai permukaan logam.
Genteng Beton Flat
Genteng beton dibuat dari campuran semen dan pasir yang dicetak dengan tekanan tinggi. Hasil cetakan ini menghasilkan genteng dengan kepadatan dan presisi yang konsisten. Genteng beton mengandalkan sistem interlocking di setiap sisi. Alur tersebut membantu air hujan mengalir dengan cepat tanpa tertahan di celah.
Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain, kamu bisa klik banner di bawah ini. Cek juga channel youtube kami Sakti Desain Konsultan, kami membahas tentang rumah seperti desain terbaru, proses pembuatan, perencanaan dan lain-lain.
0 Komentar