3 Kesalahan Fatal Membersihkan Keramik Baru Pasca Bangun Rumah!

Dipublikasikan oleh Administrator pada

3 Kesalahan Fatal Membersihkan Keramik Baru Pasca Bangun Rumah!. Senang rasanya jika mendapati informasi jika pembangunan atau renovasi rumah kamu kerjakan akhirnya selesai. Namun, sebelum bisa sepenuhnya dinikmati, ada satu tugas besar yang menunggu yaitu proses pembersihan paska renovasi/pembangunan selesai. 

Seperti pembersihkan lantai keramik, banyak orang langsung mengambil ember dan sapu tanpa tahu bahwa cara yang salah justru bisa merusak permukaan keramik baru yang masih rentan. Keramik yang seharusnya bersih mengkilap malah bisa jadi kusam permanen. Yuk, hindari kesalahan umum dalam membersihkan berikut agar lantai keramik barumu tetap awet dan indah! 

cleanteklv.com 

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari 

1. Langsung Menyapu atau Mengepel Kering

Debu sisa bangunan bukan debu biasa; ia mengandung partikel semen dan pasir yang sangat kasar. Jika kamu langsung menyapu atau mengepel kering, partikel kasar ini akan bergesekan dengan permukaan keramik dan meninggalkan goresan-goresan halus (micro-scratches). Goresan inilah yang membuat keramik terlihat kusam dan tidak bisa mengilap sempurna. 

Solusinya: Selalu mulai dengan menyiram atau menyemprot lantai dengan air untuk mengencerkan dan mengempaskan partikel kasar. Setelah itu, baru pel dengan kain microfiber atau pel yang lembut. 

2. Menggunakan Acid Cleaner (Pembersih Asam)

Ini adalah kesalahan terbesar dan paling berbahaya! Pembersih berbahan asam keras (biasanya untuk kamar mandi yang sudah lama) sangat efektif mengangkat kerak semen. Tapi, bahan kimia ini juga sangat korosif dan akan mengikis permukaan keramik, terutama pada nat (grout). Hasilnya? Permukaan keramik menjadi buram dan nat menjadi rapuh serta berubah warna. 

Solusinya: Gunakan pembersih keramik yang netral (pH balanced) atau yang khusus diformulasikan untuk perawatan paska konstruksi. Bahan yang aman seperti cuka encer atau deterjen lunak juga bisa jadi alternatif. 

3. Menggosok Terlalu Keras

Noda semen atau lem yang membandel memang menjengkelkan. Alih-alih menunggu proses pelarutan yang benar, banyak orang langsung menggosoknya dengan kasar menggunakan sikat atau spons abrasif. Cara ini, lagi-lagi, berisiko tinggi menggores permukaan. 

Solusinya: Bersabarlah. Biarkan air atau pembersih netral bekerja selama beberapa menit untuk melunakkan noda. Setelah lunak, noda akan lebih mudah diangkat dengan mengelapnya secara lembut. Untuk noda yang sangat bandel, ulangi prosesnya, jangan langsung digosok paksa. 

Kapan Perlu Jasa Pembersih Profesional? 

Meskipun kamu sudah tahu teorinya, terkadang kondisi di lapangan lebih parah dari perkiraan. Jasa pembersih profesional sangat disarankan jika: 

  • Area yang harus dibersihkan sangat luas (rumah besar atau beberapa lantai). 
  • Ada noda semen atau cat yang sudah mengering dan sangat keras yang tidak bisa ditangani sendiri. 
  • Kamu memiliki jenis keramik khusus seperti marmer, granit, atau teraso yang membutuhkan perlakuan khusus dan bahan pembersih yang spesifik. 
  • Kamu tidak memiliki waktu atau tenaga untuk melakukan proses pembersihan yang detail dan memakan waktu. 

Menggunakan jasa profesional adalah investasi untuk melindungi investasi lantai keramik mahal yang baru saja kamu pasang. Mereka memiliki peralatan, bahan kimia khusus yang aman, dan keahlian untuk membuat lantaimu bersih sempurna tanpa risiko kerusakan. 

Dengan menghindari kesalahan ini, lantai keramik barumu akan bersih, mengilap, dan siap menghiasi rumah idaman kamu untuk tahun-tahun yang akan datang! 


Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain, kamu bisa klik banner di bawah ini. Cek juga channel youtube kami Sakti Desain Konsultan, kami membahas tentang rumah seperti desain terbaru, proses pembuatan, perencanaan dan lain-lain.

Kategori:

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *