Meninggikan Rumah, Antisipasi Terkena Banjir Tinggi

Dipublikasikan oleh Administrator pada

Meninggikan Rumah, Antisipasi Terkena Banjir Tinggi. Banjir tinggi yang sering melanda kota-kota besar di Indonesia telah menjadi ancaman nyata bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir. Meninggikan rumah menjadi salah satu solusi efektif untuk mengantisipasi dampak buruk banjir yang dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dan membahayakan nyawa. Dengan meninggikan rumah, warga dapat meminimalkan risiko terkena banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Ada beberapa yang bisa kamu lakukan seperti : 

medium.com 

Menambah Lapisan Urugan dan Cor Lantai 

Salah satu cara untuk meninggikan lantai rumah yang sudah ada adalah dengan menambah lapisan urugan dan melakukan pengecoran. Kamu dapat menambahkan material seperti tanah, pasir, atau sirtu di atas lantai lama. Setelah lapisan tersebut diratakan, cor beton dapat dituangkan sebagai lantai baru. Metode ini ideal untuk kenaikan lantai yang tidak terlalu tinggi, sekitar 10–30 cm. Proses ini cepat dan tidak memerlukan banyak perubahan pada struktur bangunan. Namun, pastikan untuk menyesuaikan tinggi pintu, kusen, dan anak tangga agar tetap nyaman digunakan. Menurut akun YouTube Tukang Petualang, permukaan keramik perlu dipersiapkan dengan diketuk atau dikasari agar semen dapat menempel dengan baik. 

Menggunakan Sistem Dak Beton 

Jika kamu memerlukan ketinggian yang lebih signifikan, sistem dak beton adalah solusi yang tepat. Metode ini melibatkan pembuatan struktur beton bertulang di atas lantai lama. Keuntungannya adalah daya tahan dan kekuatan yang lebih baik. Namun, penting untuk melakukan perhitungan struktur yang akurat agar tidak membebani bangunan. Metode ini biasanya diterapkan pada rumah yang sering terendam banjir, sehingga bisa digunakan untuk menaikkan lantai teras yang ada. 

Membangun Rangka dengan Baja Ringan atau Kayu 

Alternatif lain adalah membuat rangka lantai baru menggunakan baja ringan atau kayu, yang kemudian ditutup dengan papan semen atau multipleks. Metode ini sering dipilih karena lebih ringan dibandingkan beton. Sangat cocok untuk rumah tua dengan struktur yang tidak dapat menanggung beban berat. Selain itu, proses pengerjaannya lebih bersih dan cepat. 

Meninggikan Lantai Secara Bertahap 

Jika anggaran terbatas, kamu bisa menaikkan lantai secara bertahap berdasarkan ruangan. Mulailah dari area yang paling rentan terhadap banjir, seperti ruang tamu atau dapur. Metode ini membantu mengurangi biaya dan memungkinkan rumah tetap dihuni selama renovasi. Meskipun hasilnya tidak langsung menyeluruh, ini adalah solusi sementara yang efektif. 

Menyesuaikan Sistem Drainase dan Pintu 

Selain menaikkan lantai, penting juga untuk menyesuaikan sistem drainase di sekitar rumah. Saluran air yang baik dapat mengurangi genangan. Pastikan pintu dan ambang pintu juga ditinggikan atau menggunakan model pintu anti air. Dengan langkah ini, cara meninggikan lantai rumah akan lebih efektif dalam mencegah air masuk ke dalam rumah. 


Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain, kamu bisa klik banner di bawah ini. Cek juga channel youtube kami Sakti Desain Konsultan, kami membahas tentang rumah seperti desain terbaru, proses pembuatan, perencanaan dan lain-lain.

Kategori:

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *