Jenis – Jenis Resin dan Kegunaannya

Jenis – Jenis Resin dan Kegunaannya. Mungkin ada yang belum tahu, terdapat banyak kerajinan tangan yang di buat menggunakan resin. Resin sendiri merupakan cairan yang dapat di cetak lalu dibiarkan sampai mengeras.
Sejauh ini banyak orang yang mengetahui resin hanya satu jenis yaitu bening. Namun sebenarnya, ia tersedia dalam beberapa jenis dan memiliki kegunaannya masing-masing.
Daftar Konten
Resin Epoxy
Resin jenis epoxy cukup terkenal untuk membuat kerajinan tangan. Sedangkan di dunia industri, jenis ini kerap digunakan untuk perekat serba guna, pengikat semen dan mortar, rigid foams, pelapis lantai, hingga untuk memadatkan permukaan berpasir dalam pengeboran minyak.
Kualitasnya paling baik dibandingkan dengan jenis resin lainnya karena memiliki kekuatan yang lebih baik, dalam artian hasil produk tidak akan mudah pecah atau tergores. Tingkat kejernihannya juga amat tinggi sehingga saat dipadukan dengan material lain, tampilannya jadi semakin menawan.
Resin Vinyl Ester
Resin jenis vinyl ester diproduksi dengan cara esterifikasi (proses reaksi) antara resin epoxy dan asam mono karboksilat tak jenuh. Vinyl ester memiliki toleransi peregangan yang cukup baik. Toleransi ini menyebabkan jenis vinyl ester tahan terhadap benturan dan risiko retak sangat rendah.
Jenis yang satu ini kerap digunakan untuk membuat suku cadang mobil, penguat jembatan, fascia gedung, hingga aplikasi militer.

Resin Polyester
Resin jenis polyester memiliki sifat yang bening namun sedikit lebih buram dan kekuningan. Baunya sangat menyengat sehingga akan mengganggu proses berkarya apabila tidak menggunakan masker. Jenis polyester ini membutuhkan hardener supaya dapat mengering dengan sempurna.
Resin polyester umumnya digunakan sebagai pelapis lantai, casting, dan pelapis material lainnya. Jenis polyester tidak disarankan untuk membuat kerajinan.
Resin Upcast
Resin jenis upcast cukup sering ditemukan di toko kimia. Umumnya, jenis ini dilabeli dengan nomor seri 3126 atau 108. Sayang ia memiliki sifat agak buram, jika terkena paparan sinar UV, warnanya akan berubah jadi kekuningan. Jenis ini biasa digunakan untuk pelapis kerajinan yang benar-benar tipis. Jenis ini juga dapat dicampur pewarna, lalu digunakan sebagai pelapis bangku taman dan perahu.

Resin Akrilik
Resin akrilik atau yang biasa disebut sebagai termoplastis terbuat dari senyawa non metalik. Untuk mengaplikasikannya, resin akrilik perlu dicampur dengan material lain, seperti polimer, bubuk kering, monomer meil metakrilat, katalis, cairan tipis, dan peroksida organik.
Sementara itu, metode untuk mengaplikasikannya adalah metode tekanan hidrolik untuk menekan gelembung udara. Proses yang cukup rumit ini membuatnya hanya bisa diaplikasikan oleh tenaga profesional. Biasanya resin akrilik dimanfaatkan untuk membuat lapisan pelindung, wadah, dan gigi palsu.
Jangan lupa cek artikel lainnya di sakti desain. Jika kamu ada pertanyaan dan ingin mengetahui tentang sakti desain, kamu bisa klik banner di bawah ini atau klik icon whatsapp di samping kanan Layar. Cek juga channel youtube kami Sakti Desain Konsultan.
0 Komentar